Beberapa post yang lalu, aku pernah cerita kalo aku kehilangan keberanian. Sekarang aku serba normal. Mengikuti jalan yang aman, jalan yang telah dilalui oleh berjuta-juta orang. Intinya, aku sekarang mengikuti jalan yang standar.
Aku menemukan blog yang dibuat untuk menginspirasi orang agar meraih sukses dengan jalan yang tidak standar. Judul blognya aja: The Art of Non-Conformity. Chris Guillebeau, sang penulis blog, mendapatkan inspirasi untuk menulis blognya setelah suatu kejadian di acara wisuda graduate study-nya (entah S2 atau S3). Di acara wisuda tersebut seorang bertanya ke Chris: O.. Chris, are you ready to get a real job now? (O.. Chris, apakah kamu siap untuk mencari pekerjaan yang sungguhan sekarang?). Chris pun agak tersinggung ditanya seperti itu karena orang yang bertanya menggunakan cara yang sedikit mengejek.
Chris memang bukan orang yang “normal”. Dia adalah seorang penulis, entrepreneur dan traveller. Dia telah mengunjungi 86 negara, dan dia bermimpi untuk mengunjungi SEMUA negara sebelum tanggal Apri 7, 2013 (Dia sudah mengunjungi Indonesia). Chris berumur 30 tahun dan tinggal bersama istrinya di Seattle (home of weird ideas like Nirvana and Starbucks).
Aku pernah membaca di Kompas yang mengatakan bahwa jumlah entrepreneur di Indonesia hanya 0.6% dari jumlah penduduk Indonesia. Menurut Ir. Ciputra, untuk negara menjadi maju, dibutuhkan entrepreneur minimal 2.5% dari jumlah penduduk. Jadi Indonesia butuh sekitar 5 juta orang non-standar lagi.
link tambahan: Cara untuk menguasai dunia bagi orang non-standar & Cara menjadi orang super-standar
wah mudah2an aku termasuk yg 5 juta itu ya…
saya urutan keberapa kira kira ya oms…
katanya kurang dari 5% penduduk dunia menguasai lebih dari 75% ekonomi dunia.. yang 5% itu pastilah orang yang non standar, saya mau jadi yang non standar itu
Kenapa harus jadi orang yang standar kalo bisa jadi orang yang tidak standar
butuh keberanian besar untuk pindah kuadran
Pengen jadi orang non standar yang sukses
kalo persentase dipake sbg acuan utk terminologi “non standar” berarti gue termasuk “non standar” donk. Penggemar liverpool kan dikit di Indonesia
smoga ga dijitak ama fans ManU yg jelas2x standar
menuju lokasi dan krn bhs inggris jd sy bookmark dulu :P